Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa pengurus HMI-MPO Cabang Mataram menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur NTB, Jumat (17/4/2026). Dan membakar ban didalam halaman kantor Gubernur NTB sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah provinsi yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. (Iba)

Foto: Massa pengurus HMI-MPO Cabang Mataram menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur NTB, Jumat (17/4/2026). Dan membakar ban didalam halaman kantor Gubernur NTB sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah provinsi yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. (Iba)

Mataram, Jejakdata.com – Jumat, 17 April 2026. Massa aksi dari Majelis Penyelamat Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mataram (HMI-MPO) menggelar aksi demonstrasi didepan kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, dengan menyampaikan kritik terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi NTB.

Koordinator lapangan aksi, M. Adam Iqbal, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kegelisahan atas arah kebijakan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Atas nama seluruh masyarakat NTB, kami hadir sebagai bentuk kegelisahan dan kemarahan atas kebijakan Gubernur NTB yang semakin menjauh dari rakyat,” kata Adam dalam orasinya.

Baca Juga :  Usai OTT KPK, PAN Klaim Kursi Wabup Lombok Barat, Pakar Pertanyakan Prioritas Etika di Tengah Krisis Kepercayaan

Menurut Adam, Gubernur NTB dinilai gagal menetapkan prioritas pembangunan. Ia menilai kebutuhan mendasar masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, keadilan anggaran, dan kepastian program sosial, belum menjadi fokus utama kebijakan.

Selain itu, HMI-MPO juga menyoroti tata kelola pemerintahan yang dinilai belum mencerminkan prinsip transparansi dan profesionalitas. Mereka menyinggung adanya dugaan praktik non-meritokratis serta persoalan dalam pengelolaan anggaran.

Dalam aksi tersebut, HMI-MPO menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah provinsi. Pertama, mendesak percepatan perbaikan 31 titik ruas jalan lintas provinsi, terutama di pulau Sumbawa. Kedua, menolak pengadaan maupun penyewaan 72 unit mobil listrik untuk pejabat daerah.

Baca Juga :  Tender Sempat Molor, Sekolah Rakyat Rp250 Miliar di Lombok Utara Kini Tahap Pelaksanaan

Ketiga, mendesak evaluasi program Desa Berdaya serta sistem meritokrasi yang dinilai menyimpang. Keempat, menuntut realisasi janji kampanye gubernur terkait program beasiswa dan pembukaan lapangan kerja. Kelima, meminta penegak hukum mengusut dugaan pergeseran pokok pikiran DPRD NTB.

Adam menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap pemerintah daerah. Ia menyatakan massa akan terus mengawal kebijakan pemerintah apabila tuntutan tidak direspons.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Badko HMI Bali Nusra Desak Evaluasi dan Pencabutan Izin Travel Umrah Bermasalah di NTB
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Badko HMI Bali Nusra Desak Evaluasi dan Pencabutan Izin Travel Umrah Bermasalah di NTB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru