Bicara Mendunia, Jalan Menderita: HMI Cabang Bima Kritik Arah Pembangunan NTB

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dharmawan, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima.(JD09)

Foto: Dharmawan, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima.(JD09)

Ketua HMI Cabang Bima, Dharmawan, menilai klaim dan narasi kemajuan daerah tidak sejalan dengan realitas yang dihadapi masyarakat di lapangan. Ia mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk memprioritaskan perbaikan jalan rusak di beberapa titik vital, seperti ruas Wera–Ambalawi, Sai–Soromandi, dan Rabokodo, terutama pada jalur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Diduga Intervensi Proyek Daerah, Peran Anak Bupati Bima Didesak Diusut KPK

“Gubernur jangan hanya pandai menyusun narasi pembangunan, sementara masyarakat Bima–Dompu masih berkubang dengan persoalan jalan rusak. Kalau pembangunan itu benar-benar untuk rakyat, maka rakyat harus bisa merasakannya,” ujar Dharmawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/8/2026).

Dharmawan menyoroti ketimpangan yang dirasakan masyarakat di Pulau Sumbawa. Ia menekankan bahwa tuntutan perbaikan infrastruktur ini merupakan upaya menagih keadilan agar hasil pembangunan NTB dapat terdistribusi secara merata dan tidak melupakan wilayah timur provinsi.

Baca Juga :  NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa

Selain masalah akses jalan, HMI Cabang Bima juga menyoroti penanganan pascabencana banjir yang melanda kawasan Wera–Ambalawi pada Februari 2025. Menurut catatan mereka, sudah sekitar 575 hari berlalu sejak bencana terjadi, namun pemulihan infrastruktur dan bantuan bagi warga terdampak dinilai belum menunjukkan kepastian penyelesaian yang konkrit.

HMI mendesak Pemprov NTB segera mengambil langkah nyata ketimbang memberikan retorika. Masyarakat, tegas Dharmawan, membutuhkan jembatan yang aman, jalan yang layak, serta terbukanya akses ekonomi yang nyata.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda
Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima
GERPOSI Minta Polda NTB Bentuk Tim Khusus Usut Dana Pokir Isvie dan Muzihir
Badko HMI Bali-Nusra Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Kejati, Alihkan Laporan Mafia Tanah Pantai Amahami ke Polda NTB
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen

Selasa, 29 September 2026 - 21:23 WIB

Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda

Sabtu, 19 September 2026 - 09:39 WIB

Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima

Berita Terbaru

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Opini

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:17 WIB