GP Ansor Lombok Tengah Kecam Tayangan Trans7, Nilai Lecehkan Marwah Pesantren dan Ulama

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah, Lombok Fokus — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lombok Tengah mengecam keras program Xpose Uncensored yang ditayangkan oleh Trans7. Tayangan tersebut dinilai telah menampilkan narasi yang merendahkan harkat dan martabat pondok pesantren, kiai, serta umat Islam di Indonesia.

 

Ketua PC GP Ansor Lombok Tengah, Muhamad Juani, menyebut apa yang dilakukan Trans7 tidak hanya mencederai citra pesantren, tetapi juga melukai perasaan jutaan umat Islam yang selama ini menaruh hormat kepada para kiai dan lembaga pendidikan keagamaan.

 

“Kami sangat kecewa dengan tayangan tersebut. Framing yang muncul jelas tidak pantas. Pesantren itu benteng moral bangsa, tempat lahirnya generasi berkarakter dan berakhlak. Jadi kalau ada media yang menistakan, itu sudah melewati batas,” tegas Juani di Praya, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka, Sita Rp9 Miliar dalam OTT, Apa Sebenarnya Kasusnya?

 

 

Juani menegaskan, kebebasan pers memang dijamin undang-undang, namun tidak boleh digunakan untuk melecehkan simbol-simbol agama, lembaga pendidikan Islam, maupun tokoh yang dihormati di tengah masyarakat. Ia menilai, media seharusnya berperan sebagai penguat nilai-nilai kebangsaan, bukan sumber provokasi.

 

“Kebebasan pers harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan sosial. Media seharusnya menjadi sarana edukasi dan perekat kehidupan berbangsa, bukan justru menimbulkan kegaduhan dan menyakiti hati umat,” lanjutnya.

 

 

GP Ansor Lombok Tengah meminta pihak Trans7 untuk segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada umat Islam, khususnya kalangan pesantren. Selain itu, pihaknya juga mendorong Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika penyiaran dalam program tersebut.

Baca Juga :  Mu’azzim Tegaskan Kursi Wakil Bupati Lombok Barat Menjadi Hak PAN, Siap Dibahas Bersama Koalisi

 

“Kami berharap KPI tegas. Jangan biarkan media arus utama menayangkan konten yang berpotensi menistakan lembaga keagamaan. Ini soal marwah pesantren dan ulama,” tegasnya lagi.

 

 

Menurut Juani, pesantren memiliki peran historis dan fundamental dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari lembaga inilah lahir para pejuang, ulama, dan tokoh masyarakat yang mengabdikan diri untuk kemerdekaan dan kemajuan bangsa.

 

“Pesantren bukan sekadar tempat mengaji. Ini institusi yang membentuk karakter, cinta tanah air, dan akhlak generasi muda. Jadi, merendahkan pesantren sama saja dengan merendahkan fondasi moral bangsa,” tutupnya.

 

GP Ansor Lombok Tengah menegaskan akan terus mengawal persoalan ini, agar peran media tetap berada pada jalur yang mendidik, mencerdaskan, dan menghormati nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Outlet Penjual Soto Kopro Terbakar di Pasar Modern Sinpasa Serpong
Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Kejati NTB Banding Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD, Padahal KUHAP Baru Larang Upaya Hukum?
Komisioner BPKN: Kebijakan Energi Prabowo Kian Berpihak ke Konsumen, Mutu BBM hingga Layanan Listrik Jadi Sorotan
Usai OTT KPK, PAN Klaim Kursi Wabup Lombok Barat, Pakar Pertanyakan Prioritas Etika di Tengah Krisis Kepercayaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:39 WIB

Outlet Penjual Soto Kopro Terbakar di Pasar Modern Sinpasa Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

Berita Terbaru