SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa aksi KPK-PD berdialog dengan aparat kepolisian terkait dugaan korupsi dana revitalisasi sekolah di Bima.(JD09)

Foto: Massa aksi KPK-PD berdialog dengan aparat kepolisian terkait dugaan korupsi dana revitalisasi sekolah di Bima.(JD09)

Mataram, Jejakdata.com – Rabu, 26 Agustus 2026. Komunitas Pengawasan Kebijakan Pemerintah Daerah (KPK-PD) menggelar aksi demonstrasi Jilid II di depan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) dan Polda NTB. Unjuk rasa ini merupakan langkah susulan untuk mengawal dugaan penyimpangan anggaran program revitalisasi sekolah di Kabupaten Bima.

​Dalam aksi tersebut, massa mengincar pemeriksaan mendalam terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran, secara khusus Kepala SMP 4 Palibelo dan Kepala SMP 6 Satap Monta.

​Koordinator KPK-PD, M. Adam Ikbal, menyatakan aksi susulan ini mendesak aparat penegak hukum (APH) bertindak cepat dan mengusut tuntas keterlibatan para pihak terkait berdasarkan bukti hukum.

Baca Juga :  Polda NTB vs Polres Dompu Saling Tuding, Siapa yang Bermain di Balik Penetapan Tersangka Efan Limantika?

​“Kami meminta Kejati NTB dan Polda NTB segera memanggil serta memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan persoalan revitalisasi sekolah. Kami ingin prosesnya terang dan berdasarkan fakta serta alat bukti,” ujar Adam di lokasi aksi.

​Adam menekankan bahwa dana revitalisasi sekolah merupakan aset negara yang pengelolanya harus memegang prinsip transparansi dan akuntabilitas. APH diminta membedah seluruh aspek, mulai dari dokumen anggaran, spesifikasi pekerjaan fisik, hingga laporan pertanggungjawaban keuangan.

​Kendati begitu, ia menegaskan desakan ini bukan bentuk penghakiman sepihak, melainkan upaya pengujian fakta hukum secara objektif. Jika ditemukan bukti tindak pidana korupsi, proses hukum wajib dilanjutkan tanpa tebang pilih.

Baca Juga :  Dari Kapolres ke Plh: Dua Nama, Satu Bayang-Bayang Kasus Narkoba

​Merespons tuntutan massa, Ditreskrimsus Polda NTB mengonfirmasi bahwa penanganan kasus tersebut sedang berjalan. Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Bima saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan, dan tuntutan yang dibawa KPK-PD akan menjadi prioritas penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

​Pihak KPK-PD menyambut positif respons kepolisian, namun berkomitmen akan terus mengawal penanganan perkara hingga mengantongi kejelasan hukum yang pasti. KPK-PD juga mendorong Polda NTB dan Kejati NTB membuka ruang informasi publik secara terukur agar perkembangan kasus dapat dipantau masyarakat secara transparan. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Bentrokan Saat PBAK UIN Mataram: 7 Mahasiswa Luka, 2 Orang Terkena Senjata Tajam
Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan
Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi
Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:31 WIB

SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bentrokan Saat PBAK UIN Mataram: 7 Mahasiswa Luka, 2 Orang Terkena Senjata Tajam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar

Berita Terbaru