Bank NTB Syariah dan HARSA NTB Gelar Literasi Keuangan untuk Difabel Berdaya di Mataram

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank NTB Syariah dan HARSA NTB Dorong Difabel Berdaya Lewat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah. Dok: Bank NTB Syari’ah untuk Lombok Fokus

Bank NTB Syariah dan HARSA NTB Dorong Difabel Berdaya Lewat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah. Dok: Bank NTB Syari’ah untuk Lombok Fokus

Mataram, jejakdata.com/ –
Dalam upaya memperkuat inklusi sosial dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Bank NTB Syariah berkolaborasi dengan Harmoni Sahabat NTB (HARSA NTB) menyelenggarakan kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Difabel Berdaya.

Kegiatan yang mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” ini digelar selama dua hari di Mataram, dengan menghadirkan pelatihan praktis seperti barista dan tata boga bagi para peserta penyandang disabilitas.

Plt. Direktur Utama Bank NTB Syariah, Zainal Abidin Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi perbankan daerah dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

“Kerja sama dengan HARSA NTB ini adalah langkah konkret kami untuk memperluas akses keuangan syariah, agar seluruh masyarakat termasuk teman-teman difabel memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemandirian ekonomi. Kami berharap pelatihan ini menjadi titik awal kesuksesan wirausaha mereka,” ujarnya.

Pada pembukaan acara, turut diserahkan secara simbolis 50 paket bantuan dari Dinas Sosial Provinsi NTB kepada peserta pelatihan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial NTB, Armansyah, AKS., MM., memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang dibangun antara Bank NTB Syariah dan HARSA NTB.

Baca Juga :  Dari Sabu hingga Barang Bukti yang Dibuang, Pengakuan Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Terungkap

“Kami sangat mengapresiasi upaya nyata dari Bank NTB Syariah dan HARSA NTB yang telah membuka ruang pemberdayaan luar biasa bagi penyandang disabilitas di NTB,” ungkapnya.

Armansyah menilai bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi ideal antara lembaga keuangan, organisasi sosial, dan pemerintah dalam membangun NTB yang ramah bagi semua lapisan masyarakat.

“Inilah bentuk kolaborasi sesungguhnya. Ketika perbankan, komunitas sosial, dan pemerintah berjalan bersama, maka pemberdayaan disabilitas dapat tercapai secara nyata,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, karena keterampilan yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam membangun usaha mandiri.

Baca Juga :  Website Pemkab Lombok Barat Diretas, Kominfo Berhasil Bersihkan dalam Dua Jam

“Kami berharap para peserta difabel mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius. Pengetahuan dan keterampilan ini akan menjadi modal utama untuk berdaya dan mandiri di masa depan,” tutupnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank NTB Syariah untuk memperluas layanan keuangan syariah sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui program literasi dan inklusi keuangan ini, Bank NTB Syariah ingin menghadirkan ekosistem ekonomi yang merata, adil, dan memberdayakan bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,4 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Demo PT AMNT di Mataram: KRS NTB Tuntut Transparansi Dana CSR
Kejati NTB Banding Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD, Padahal KUHAP Baru Larang Upaya Hukum?
Komisioner BPKN: Kebijakan Energi Prabowo Kian Berpihak ke Konsumen, Mutu BBM hingga Layanan Listrik Jadi Sorotan
Usai OTT KPK, PAN Klaim Kursi Wabup Lombok Barat, Pakar Pertanyakan Prioritas Etika di Tengah Krisis Kepercayaan
Mu’azzim Tegaskan Kursi Wakil Bupati Lombok Barat Menjadi Hak PAN, Siap Dibahas Bersama Koalisi
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Asuransi PT Pelni–Jasindo, Nilai Kontrak Capai Rp263 Miliar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,4 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Demo PT AMNT di Mataram: KRS NTB Tuntut Transparansi Dana CSR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Kejati NTB Banding Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD, Padahal KUHAP Baru Larang Upaya Hukum?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Komisioner BPKN: Kebijakan Energi Prabowo Kian Berpihak ke Konsumen, Mutu BBM hingga Layanan Listrik Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Screenshot

Berita

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:17 WIB