KASTA NTB Datangi DPRD Lombok Barat Bersama Perwakilan Honorer yang Akan Dirumahkan

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KASTA NTB mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Lombok Barat bersama perwakilan tenaga honorer yang terancam dirumahkan oleh Pemerintah Daerah, Senin (27/10/2025).

 

Dalam audiensi tersebut, rombongan diterima langsung oleh Ketua Komisi IV dan Ketua Komisi I DPRD Lombok Barat bersama sejumlah anggota dewan. Hadir pula dari pihak eksekutif antara lain Kepala BKD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), serta Inspektur Inspektorat Kabupaten Lombok Barat.

 

Ketua Kasta NTB DPD lombok Barat Tontowi Jauhari dalam pernyataannya menegaskan bahwa kebijakan Bupati Lombok Barat untuk merumahkan ribuan tenaga honorer merupakan bentuk interpretasi parsial terhadap Undang-Undang ASN dan menyalahi semangat arahan pemerintah pusat.

 

> “Keputusan Bupati tersebut tidak sejalan dengan arahan Kementerian PAN-RB yang melarang pemberhentian sepihak tenaga non-ASN. Pemerintah pusat telah menyiapkan opsi solusi, seperti skema PPPK paruh waktu, bukan pemutusan sepihak. Karena itu, para honorer memiliki dasar kuat untuk melakukan advokasi,” ujar Zulfan.

Baca Juga :  UPTD Sakra Proaktif Tindaklanjuti Kurikulum Nasional dengan Pelatihan Intensif untuk Semua Sekolah

 

 

 

Sementara itu, Kepala BKD Lombok Barat menjelaskan bahwa jumlah tenaga honorer pada tahun 2022 sebanyak 5.080 orang, dan hingga tahun 2025 berjumlah 5.088 orang. Data tersebut sekaligus membantah pernyataan Bupati yang menyebut banyak tenaga honorer “titipan” dengan SK di atas tahun 2023.

 

Kepala BKD juga menyebutkan bahwa kebutuhan ideal pegawai di Kabupaten Lombok Barat kurang lebih mencapai 9.500 orang (ASN dan non-ASN), sedangkan jumlah pegawai aktif saat ini hanya sekitar kurang lebih 8.000 orang, sehingga masih terdapat kekurangan 1.500 tenaga kerja.

Baca Juga :  Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal

 

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tenaga honorer di lingkup dinasnya, guna memastikan kinerja dan kebutuhan tenaga pendidikan di lapangan.

 

Dari pihak legislatif, Anggota Komisi I DPRD Lobar, H. Paedullah, mengungkapkan bahwa hasil rapat sebelumnya menunjukkan jumlah tenaga honorer yang akan dirumahkan sekitar 1.600 orang, terdiri dari 600 tenaga kesehatan (Nakes) dan 700 guru, serta sisanya tersebar di berbagai OPD lainnya.

 

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Lombok Barat, yang menegaskan bahwa DPRD akan menindaklanjuti aspirasi para honorer dengan menyusun dan menyampaikan rekomendasi resmi kepada Bupati Lombok Barat.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat
Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal
BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT
Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana
Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima
Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman
Temuan Kayu Hasil Pembalakan Liar di PT. STM Picu Sorotan Publik
Pimpin HMI Komisariat UMMAT, Edi Putra Gaungkan Tagline “HMI BERANI”
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:34 WIB

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 18:12 WIB

Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT

Kamis, 2 April 2026 - 20:49 WIB

Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima

Kamis, 2 April 2026 - 15:17 WIB

Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman

Berita Terbaru