Mataram, Jejakdata.com – Jum,at 14 Agustus 2026. Kelompok masyarakat Hitam Melawan mendesak Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, untuk segera mengusut tuntas kasus tabrak lari yang menimpa ibunda dari Nurita. Kasus tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti sehingga memicu keresahan dan ketidakpastian bagi keluarga korban.
Ketua Hitam Melawan, Azrul Imam, meminta aparat penegak hukum tidak mengulur waktu dan segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Langkah tersebut meliputi pengumpulan bukti-bukti di lokasi kejadian, pemeriksaan para saksi, hingga melacak keberadaan kendaraan dan pihak yang diduga bertanggung jawab.
“Jangan sampai kasus tabrak lari seperti ini dibiarkan berlarut-larut. Keluarga korban berhak mendapatkan kepastian hukum dan keadilan. Kami mendesak pihak kepolisian bekerja maksimal agar perkara ini segera menemukan titik terang,” kata Azrul Imam dalam keterangannya.
Hitam Melawan menekankan pentingnya proses hukum yang berjalan secara transparan, profesional, dan berkeadilan. Apabila bukti awal yang cukup telah terhimpun, kepolisian diharapkan langsung memproses terduga pelaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Azrul menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara ini di Polres Kabupaten Bima hingga hak-hak korban terpenuhi dan pelaku penabrakan dimintai pertanggungjawaban hukum.(JD09)









