Hasil Musorprov XIII KONI NTB Gagal Tetapkan Ketum Baru, KONI Pusat Resmi Ambil Alih Organisasi

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pimpinan sidang Musorprov XIII KONI NTB secara simbolis menyerahkan bendera pataka organisasi kepada perwakilan KONI Pusat di Hotel Lombok Raya Mataram, Minggu (30/8/2026). Penyerahan pataka ini menandai pengambilalihan kepemimpinan sementara oleh KONI Pusat setelah Musorprov XIII berakhir buntu tanpa menetapkan Ketua Umum baru.(JD09)

Foto: Pimpinan sidang Musorprov XIII KONI NTB secara simbolis menyerahkan bendera pataka organisasi kepada perwakilan KONI Pusat di Hotel Lombok Raya Mataram, Minggu (30/8/2026). Penyerahan pataka ini menandai pengambilalihan kepemimpinan sementara oleh KONI Pusat setelah Musorprov XIII berakhir buntu tanpa menetapkan Ketua Umum baru.(JD09)

Mataram, Jejakdata.comMusyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Hotel Lombok Raya Mataram, Minggu, 30 Agustus 2026, berakhir buntu. Forum tertinggi organisasi olahraga tingkat daerah tersebut gagal menetapkan Ketua Umum baru periode mendatang.

Kebuntuan terjadi setelah Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) melaporkan bahwa tidak ada satu pun figur bakal calon yang lolos verifikasi administrasi dan kriteria organisasi. Dua nama besar yang sebelumnya sempat mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum, yakni Mori Hanafi dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh TPP.

Akibat kegagalan penetapan pimpinan definitif ini, mekanisme organisasi bermuara pada pengambilalihan sementara oleh KONI Pusat melalui penunjukan pejabat caretaker.

Baca Juga :  Koalisi Rakyat NTB Desak Kejati Periksa BPKAD, Tim Transisi, dan Anggota DPRD soal Dana Siluman

Langkah penunjukan caretaker dinilai sebagai opsi realistis guna mengamankan kepastian hukum dan roda organisasi. Keberadaan pejabat sementara ini mendesak agar agenda strategis daerah terutama persiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 bersama Nusa Tenggara Timur tidak terhambat kekosongan kepemimpinan.

Dinamika persidangan Musorprov XIII sejatinya berlangsung intensif. Namun, jalan buntu tak terhindarkan saat TPP menyampaikan hasil evaluasi pendaftaran. Berkas Mori Hanafi dan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dinyatakan tidak memenuhi ketentuan minimal dukungan yang dipersyaratkan, baik dari KONI Kabupaten/Kota maupun Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga.

Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, ketika Musorprov tidak menghasilkan keputusan penetapan ketua umum karena tak ada calon yang memenuhi syarat, kepemimpinan otomatis diambil alih oleh KONI Pusat.

Baca Juga :  Gubernur NTB Disarankan Edukasi Diri Sebelum Edukasi Publik

KONI Pusat dijadwalkan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) penunjukan caretaker. Pejabat sementara tersebut akan memikul dua agenda utama:

  • Memastikan program pembinaan prestasi atlet serta persiapan infrastruktur PON 2028 tetap berjalan sesuai jadwal.

  • Mempersiapkan konsolidasi ulang dan membentuk TPP baru untuk menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) demi memilih ketua umum definitif.

Sejumlah pengurus cabang olahraga di NTB berharap KONI Pusat bergerak cepat menetapkan caretaker agar masa transisi organisasi tidak mengganggu konsentrasi para atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi
Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan
Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi
Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Hasil Musorprov XIII KONI NTB Gagal Tetapkan Ketum Baru, KONI Pusat Resmi Ambil Alih Organisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:31 WIB

SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi

Berita Terbaru