PBNU Kian Memanas, Saifullah Yusuf Dicopot dari Kursi Sekjen

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Syaifullah Yusuf

Foto: Syaifullah Yusuf

Jejakdata.com  I Jakarta, 28 November 2025 – Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus bergerak liar. Setelah Syuriyah mengguncang publik dengan keputusan kontroversial soal kepemimpinan PBNU, kini Tanfidziyah kembali membuat manuver besar. Rapat Harian Tanfidziyah PBNU pada Jumat (28/11) resmi merombak dua posisi strategis yaitu Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum.

Keputusan ini menandai titik baru dari babak panas di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.

Dalam keputusan yang disebut sebagai rotasi untuk efektivitas, Drs. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) resmi digeser dari jabatan Sekretaris Jenderal. Ia ditempatkan sebagai Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media.

Posisi Sekjen kini diambil alih oleh Dr. Amin Said Husni, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

Baca Juga :  Dana Transfer Lombok Tengah 2026 Dipangkas Rp383 Miliar, Pemda Siapkan Strategi Mitigasi

Kursi Waketum OKK yang ditinggalkan Amin digantikan oleh KH. Masyhuri Malik.

Tidak hanya Sekjen. Gudfan Arif Ghofur juga harus melepas posisi Bendahara Umum PBNU dan digeser menjadi Ketua PBNU bidang Kesejahteraan.

Jabatan Bendahara Umum kini dipegang oleh H. Sumantri Suwarno.

Tanfidziyah PBNU menyebut rotasi ini sebagai langkah untuk memperbaiki kinerja internal dan mengurai sumbatan birokrasi.

Salah satu isu yang mencuat adalah menumpuknya Surat Keputusan (SK) di meja Sekjen yang disebut menghambat jalannya organisasi.

Ini menjadi sorotan publik, mengingat SK merupakan instrumen vital dalam roda organisasi PBNU.

Menurut penjelasan resmi, perubahan posisi ini berada sepenuhnya dalam kewenangan pengurus Tanfidziyah PBNU, sesuai AD/ART dan peraturan perkumpulan. Dengan demikian, rotasi ini diklaim legal dan tidak memerlukan persetujuan Syuriyah.

Baca Juga :  Sekretaris Komisi V DPRD NTB Turun Gunung dari Gedung Kejati, Babak Baru Skandal Dana Siluman Kian Terbuka

Namun, di tengah memanasnya hubungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah beberapa hari terakhir, keputusan ini dipastikan akan memicu babak baru dalam konflik internal PBNU.

Meskipun dipresentasikan sebagai penyegaran, langkah ini dinilai sejumlah pengamat sebagai upaya Tanfidziyah memperkuat barisan di tengah tekanan politik dari Syuriyah dan kelompok-kelompok yang ingin menggoyang kepemimpinan PBNU.

Apa pun motifnya, jelas satu hal bahwa PBNU sedang berada dalam pusaran konflik terbesar dalam satu dekade terakhir dan rotasi ini bukan penutup, melainkan pembuka babak lanjutan. (JD13)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Usulan Sekwan Dompu: Badko HMI Adukan Manuver Enam Fraksi ke Pengurus Pusat Partai
Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Peringati HUT Ke-1 Serentak, DPD PRI NTB Targetkan Keterwakilan Penuh di DPRD hingga DPR RI
Kejati NTB Banding Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD, Padahal KUHAP Baru Larang Upaya Hukum?
Komisioner BPKN: Kebijakan Energi Prabowo Kian Berpihak ke Konsumen, Mutu BBM hingga Layanan Listrik Jadi Sorotan
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:38 WIB

Polemik Usulan Sekwan Dompu: Badko HMI Adukan Manuver Enam Fraksi ke Pengurus Pusat Partai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

Berita Terbaru