Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram (Unram) foto bersama para siswa dan guru SMKN 2 Gerung usai pembukaan program penguatan kewarganegaraan ekologi berbasis media digital, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. Unram)
Mataram, Jejakdata.com – Tim dosen Universitas Mataram (Unram) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 2 Gerung, Lombok Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran lingkungan siswa sekaligus melatih mereka menyuarakan isu lingkungan secara aktif dan bertanggung jawab melalui ruang digital.
Program bertajuk “Penguatan Norma Kewarganegaraan Ekologi Siswa melalui Civic dan Political Engagement Digital terhadap Isu Lingkungan di SMKN 2 Gerung” ini dilaksanakan pada 5 September 2026. Kegiatan ini melibatkan 16 siswa kelas XI dari lima program keahlian, yaitu:
Teknik Ketenagalistrikan
Teknik Otomotif
Desain Komunikasi Visual
Teknik Elektronika
Teknik Fabrikasi Logam
Kegiatan ini digagas untuk menjawab persoalan yang umum ditemui di lingkungan sekolah, di mana siswa memiliki akses luas ke internet dan media sosial, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh konsumsi hiburan. Media sosial belum optimal diarahkan menjadi ruang partisipasi warga negara (civic engagement), termasuk dalam menyuarakan isu lingkungan di sekitar mereka.
Penguatan norma kewarganegaraan ekologi melalui keterlibatan sipil dan politik digital masih belum banyak dikembangkan dalam kegiatan pengabdian di sekolah kejuruan. Menjawab kesenjangan tersebut, Unram bersama SMKN 2 Gerung menghadirkan model pengabdian yang menautkan kesadaran ekologis siswa dengan praktik keterlibatan sipil dan politik secara digital.
Apalagi, SMKN 2 Gerung tercatat memiliki 493 siswa aktif per awal 2026 (berdasarkan Data Pokok Pendidikan Kemendikdasmen), yang menjadi basis massa muda yang potensial untuk dilibatkan dalam isu keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin siswa tidak berhenti sekadar tahu bahwa lingkungan itu penting, tetapi benar-benar berani bersikap dan bertindak, baik di sekolah maupun di ruang digital yang setiap hari mereka gunakan,” ujar Dr. Fitriah Artina, S.Pd., M.Pd., Ketua Tim Pengabdian dari Universitas Mataram.
Suasana kelas saat siswa-siswi SMKN 2 Gerung menyimak materi sosialisasi dan pelatihan literasi digital kritis yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat Unram. (Foto: Istimewa)
Dalam kegiatan yang berlangsung sehari tersebut, para siswa mengikuti serangkaian agenda:
Sosialisasi Norma Kewarganegaraan Ekologi: Mengaitkan nilai Pancasila dan konstitusi dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Aksi Nyata Kampanye Sekolah: Membuat poster kampanye lingkungan seperti “1 Siswa 3 Sampah” dan “Bawa Tumbler Setiap Hari”.
Pelatihan Literasi Digital Kritis: Memperkenalkan platform petisi digital Change.org, forum AEER (Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat), serta forum diskusi digital Diskusi Ilmu untuk membahas isu perubahan iklim.
Kampanye Digital Berbasis Isu Lokal: Sebagai puncak kegiatan, siswa merancang dan menjalankan kampanye kesadaran lingkungan di media sosial bertema “Aksi Siswa untuk Lingkungan Pengsong”. Kampanye ini merespons keresahan warga sekolah atas pencemaran debu akibat aktivitas penambangan gunung di kawasan Pengsong, Kecamatan Gerung.
Hasil pengukuran pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan (pretest–posttest) menunjukkan peningkatan yang signifikan:
Pemahaman norma kewarganegaraan ekologi naik dari rata-rata 3,38 menjadi 5,44 dari skor maksimal 6 (N-Gain 0,78, kategori tinggi).
93,75% siswa mengalami peningkatan pemahaman.
Seluruh peserta (16 siswa) terlibat aktif dalam simulasi petisi digital serta forum diskusi, dan berhasil menghasilkan dua poster kampanye lingkungan yang telah disebarluaskan di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah dan guru pengampu PPKn/Pendidikan Pancasila SMKN 2 Gerung menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap forum diskusi digital dan kampanye lingkungan yang telah dirintis siswa dapat terus berjalan sebagai agenda rutin sekolah. Hal ini sejalan dengan rencana tim pengabdian Unram untuk mengintegrasikan materi ini ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui modul ajar berbasis isu lingkungan dan kewarganegaraan digital.
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram: Program ini didukung oleh tim lintas disiplin yang terdiri dari:
Dr. Fitriah Artina, S.Pd., M.Pd. (Ketua)
Dr. Muhammad Mabrur Haslan, S.Pd., M.Hum. (Anggota)
I Nengah Agus Tripayana, M.Pd. (Anggota)
Maria Grace Putri Edi, Ega Anzani, S.H., M.H. (Anggota)
Dr. Nurlaili Handayani, M.Pd. (Anggota).(JD09).
Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow