Dorong Siswa Peduli Lingkungan, Unram Gelar Edukasi Ekologi Digital di SMKN 2 Gerung

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram (Unram) foto bersama para siswa dan guru SMKN 2 Gerung usai pembukaan program penguatan kewarganegaraan ekologi berbasis media digital, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. Unram)

Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram (Unram) foto bersama para siswa dan guru SMKN 2 Gerung usai pembukaan program penguatan kewarganegaraan ekologi berbasis media digital, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. Unram)

Mataram, Jejakdata.com – Tim dosen Universitas Mataram (Unram) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 2 Gerung, Lombok Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran lingkungan siswa sekaligus melatih mereka menyuarakan isu lingkungan secara aktif dan bertanggung jawab melalui ruang digital.

Program bertajuk “Penguatan Norma Kewarganegaraan Ekologi Siswa melalui Civic dan Political Engagement Digital terhadap Isu Lingkungan di SMKN 2 Gerung” ini dilaksanakan pada 5 September 2026. Kegiatan ini melibatkan 16 siswa kelas XI dari lima program keahlian, yaitu:

  • Teknik Ketenagalistrikan

  • Teknik Otomotif

  • Desain Komunikasi Visual

  • Teknik Elektronika

  • Teknik Fabrikasi Logam

Kegiatan ini digagas untuk menjawab persoalan yang umum ditemui di lingkungan sekolah, di mana siswa memiliki akses luas ke internet dan media sosial, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh konsumsi hiburan. Media sosial belum optimal diarahkan menjadi ruang partisipasi warga negara (civic engagement), termasuk dalam menyuarakan isu lingkungan di sekitar mereka.

Penguatan norma kewarganegaraan ekologi melalui keterlibatan sipil dan politik digital masih belum banyak dikembangkan dalam kegiatan pengabdian di sekolah kejuruan. Menjawab kesenjangan tersebut, Unram bersama SMKN 2 Gerung menghadirkan model pengabdian yang menautkan kesadaran ekologis siswa dengan praktik keterlibatan sipil dan politik secara digital.

Baca Juga :  Peran Mahasiswa Dan Kaum Terdidik Dalam Pusaran Narasi Antagonis Di Media Sosial

Apalagi, SMKN 2 Gerung tercatat memiliki 493 siswa aktif per awal 2026 (berdasarkan Data Pokok Pendidikan Kemendikdasmen), yang menjadi basis massa muda yang potensial untuk dilibatkan dalam isu keberlanjutan lingkungan.

“Kami ingin siswa tidak berhenti sekadar tahu bahwa lingkungan itu penting, tetapi benar-benar berani bersikap dan bertindak, baik di sekolah maupun di ruang digital yang setiap hari mereka gunakan,” ujar Dr. Fitriah Artina, S.Pd., M.Pd., Ketua Tim Pengabdian dari Universitas Mataram.

Suasana kelas saat siswa-siswi SMKN 2 Gerung menyimak materi sosialisasi dan pelatihan literasi digital kritis yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat Unram. (Foto: Dok. Unram)
Suasana kelas saat siswa-siswi SMKN 2 Gerung menyimak materi sosialisasi dan pelatihan literasi digital kritis yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat Unram. (Foto: Istimewa)

Dalam kegiatan yang berlangsung sehari tersebut, para siswa mengikuti serangkaian agenda:

  1. Sosialisasi Norma Kewarganegaraan Ekologi: Mengaitkan nilai Pancasila dan konstitusi dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.

  2. Aksi Nyata Kampanye Sekolah: Membuat poster kampanye lingkungan seperti “1 Siswa 3 Sampah” dan “Bawa Tumbler Setiap Hari”.

  3. Pelatihan Literasi Digital Kritis: Memperkenalkan platform petisi digital Change.org, forum AEER (Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat), serta forum diskusi digital Diskusi Ilmu untuk membahas isu perubahan iklim.

  4. Kampanye Digital Berbasis Isu Lokal: Sebagai puncak kegiatan, siswa merancang dan menjalankan kampanye kesadaran lingkungan di media sosial bertema “Aksi Siswa untuk Lingkungan Pengsong”. Kampanye ini merespons keresahan warga sekolah atas pencemaran debu akibat aktivitas penambangan gunung di kawasan Pengsong, Kecamatan Gerung.

Baca Juga :  Resmi Dilaporkan! Bupati Bima dan Kepsek Diduga Terlibat Korupsi Program Revit Sekolah

Hasil pengukuran pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan (pretest–posttest) menunjukkan peningkatan yang signifikan:

  • Pemahaman norma kewarganegaraan ekologi naik dari rata-rata 3,38 menjadi 5,44 dari skor maksimal 6 (N-Gain 0,78, kategori tinggi).

  • 93,75% siswa mengalami peningkatan pemahaman.

  • Seluruh peserta (16 siswa) terlibat aktif dalam simulasi petisi digital serta forum diskusi, dan berhasil menghasilkan dua poster kampanye lingkungan yang telah disebarluaskan di lingkungan sekolah.

Kepala sekolah dan guru pengampu PPKn/Pendidikan Pancasila SMKN 2 Gerung menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap forum diskusi digital dan kampanye lingkungan yang telah dirintis siswa dapat terus berjalan sebagai agenda rutin sekolah. Hal ini sejalan dengan rencana tim pengabdian Unram untuk mengintegrasikan materi ini ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui modul ajar berbasis isu lingkungan dan kewarganegaraan digital.

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram: Program ini didukung oleh tim lintas disiplin yang terdiri dari:

  • Dr. Fitriah Artina, S.Pd., M.Pd. (Ketua)

  • Dr. Muhammad Mabrur Haslan, S.Pd., M.Hum. (Anggota)

  • I Nengah Agus Tripayana, M.Pd. (Anggota)

  • Maria Grace Putri Edi, Ega Anzani, S.H., M.H. (Anggota)

  • Dr. Nurlaili Handayani, M.Pd. (Anggota).(JD09).

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Ungkap Riwayat Kuliah di UGM hingga Alasan Laporkan Roy Suryo dan dr Tifa
Mengejutkan! Jokowi Pamerkan Dokumen Ijazah di Hadapan Hakim dan Roy Suryo, Ini Momen di Ruang Sidang
Skandal Penyadapan Presiden Memanas! Listyo Sigit dan Eks Ajudan Prabowo Masuk Daftar Tersangka
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Visi Indonesia Soroti Fondasi Baru Kemandirian Pangan dan Industri
HMI Mataram Gelar Dialog Publik, Desak Pemerintah Dengar Kritik Pemuda Menjelang Puncak Bonus Demografi 2030
Tok! Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Dibatalkan MA, Kasasi H.M. Subhan Dikabulkan!
Tolak Eksepsi Febrie Adriansyah, Hakim Minta Jaksa Panggil 29 Entitas dalam Skema TPPU
Rusdiansyah: Klaim Refly Harun Soal “Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah” Distorsi Pertimbangan MK
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:04 WIB

Jokowi Ungkap Riwayat Kuliah di UGM hingga Alasan Laporkan Roy Suryo dan dr Tifa

Kamis, 5 November 2026 - 11:21 WIB

Mengejutkan! Jokowi Pamerkan Dokumen Ijazah di Hadapan Hakim dan Roy Suryo, Ini Momen di Ruang Sidang

Selasa, 3 November 2026 - 21:02 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Memanas! Listyo Sigit dan Eks Ajudan Prabowo Masuk Daftar Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Visi Indonesia Soroti Fondasi Baru Kemandirian Pangan dan Industri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

HMI Mataram Gelar Dialog Publik, Desak Pemerintah Dengar Kritik Pemuda Menjelang Puncak Bonus Demografi 2030

Berita Terbaru